AUTHENTIC ASSESSMENT

Latar Belakang
•Ketidakpuasan para pakar pendidikan terhadap pelaksanaan evaluasi yang hanya didasarkan pada tes-tes tradisional semata karena tes-tes tradisional lebih mengukur hasil belajar saja, bukan proses belajar.
•Tes-tes bahasa yang dikembangkan lebih banyak mengukur pengetahuan kebahasaan, bukan kemampuan menggunakan bahasa.
•Kalaupun tes itu mengukur kemampuan menggunakan bahasa, tidak dalam konteks komunikasi yang sesungguhnya.
•Oleh karena itu ……………….

Konsep tentang Authentic Assessment mulai dikembangkan dan diperkenalkan.

Apakah Authentic Assessment itu?

  Yaitu suatu proses pengukuran perkembangan kemampuan siswa dalam menggunakan segenap pengetahuan dan keterampilan kebahasaannya untuk kepentingan komunikasi dalam konteks yang sesungguhnya.

Karakteristik Authentic Assessment:

menuntut siswa untuk menciptakan atau melakukan sesuatu,
mengukur kemampuan olah fikir yang tinggi seperti memecahkan masalah,
mempergunakan task yang berisi kegiatan pembelajaran yang bermakna,
melibatkan penerapan pada dunia nyata,
mempergunakan penilaian manusia, bukan penyekoran oleh mesin.
 

Beberapa Bentuk Authentic Assessment:

Task-based assessment, yaitu pengukuran yang menuntut siswa untuk melakukan atau mendemonstrasikan task tertentu yang mirip dengan kegiatan yang ada dalam kehidupan yang sesungguhnya. 

Contoh:

  Task: Menulis surat lamaran pekerjaan

  Petunjuk: Pelajarilah iklan lowongan pekerjaan berikut ini. Sebagai orang yang sedang mencari pekerjaan, tulislah sebuah surat lamaran atas pekerjaan tersebut. Gunakan contoh surat lamaran pekerjaan yang ada sebagai acuan saat Anda membuat surat Anda. Jangan lupa untuk meyakinkan bahwa Anda layak untuk diterima pada pekerjaan tersebut dengan menjelaskan kualifikasi yang telah Anda miliki.

  Alat yang dibutuhkan: sebuah iklan lowongan kerja, contoh surat lamaran kerja, kertas dan pen.

Portofolio:

  Yaitu kumpulan dokumen karya siswa yang mendemonstrasi-kan usaha, kemajuan, dan prestasi siswa pada suatu bidang tertentu.

  Portofolio bisa berupa karangan-karangan akademik, puisi, cerpen, karya seni, rekaman presentasi, dan lain-lain.

Self- and/or peer-assessment: 

  Yaitu pelibatan siswa sendiri atau teman sejawatnya untuk menilai performa berbahasanya.

  Self- atau peer-assessment ini bisa dilakukan dengan menggunakan checklist atau rating scale.

Jurnal belajar:

  Yaitu deskripsi tentang kegiatan belajar yang dibuat oleh siswa yang memuat tentang apa yang telah dipelajari, bagaimana mempelajari, hambatan yang mungkin dihadapi, tingkat pencapaian belajar dan informasi lain yang dianggap penting.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s